Real Madrid Lepaskan Takefusa Kubo

Pemain muda Jepang Takefusa Kubo satu langkah lagi bakal menyandang status bintang loan di Real Mallorca. Dilansir dari marca, Kamis (22/8), Kubo telah datang di Palma de Mallorca Airport.

Kamis saat setempat, Kubo tertangkap kamera datang di Palma de Mallorca Airport bareng agennya. Kubo datang di Mallorca untuk segera melakoni ujian medis di tim yang dijuluki Los Bermellones itu.

Sebelum melakoni ujian medis di Real Mallorca, Kubo pernah diisukan bakal menjadi bintang pinjaman di Real Valladolid. Tapi mantan bintang FC Tokyo ini dikatakan keberatan apabila mesti ditransfer sebagai pemain pinjaman menuju Valladolid.

Juru tak-tik Real Madrid Zinédine Zidane pernah memastikan jika Kubo tak jadi bagian dari rencannya di kompetisi musim ini. Walau kagum dengan kemampuan Kubo, Zidane berkenginan bintang Jepang ini sedikit lebih banyak mencari jam terbang berlaga.

“Idenya adalah Kubo untuk berlaga di Castilla namun dia dapat latihan bareng kesebelasan utama. Ia masih muda kayak Rodrygo dan Vinicis, dan Kamu mesti memperhatikan betul karier mereka, ” tutur Zidane sebagaimana dilansir football5star. com dari elchiringuitotv

“Saya rasa ia tergolong bintang yang latihan dengan amat bagus. Ia tidak takut untuk berlaga. Ia senang berlaga sepakbola dan ini pastinya baik, ” tutur juru tak-tik dari Prancis sejumlah masa silam.

Loftus-Cheek dan Hudson-Odoi Dapat Melegenda di Chelsea

Chelsea rasa-rasanya telah menemui suksesor John Terry dan Frank Lampard menjadi legenda anyar tim. Mereka ialah Ruben Loftus-Cheek dan Callum Hudson-Odoi.

Menurut yang diketahui, Ruben Loftus-Cheek dan Callum Hudson-Odoi merupakan wonderkid Chelsea yang berasal dari akademi tim. Hal itu juga tak beda jauh dengan John Terry dan Frank Lampard yang telah memperkuat The Blues pada usia yang masih amat belia.

Penyebab ini juga yang membikin pemain bertahan tumpuan The Blues, David Luiz, percaya dengan masa depan 2 pemain berposisi gelandang muda tim nasional Inggris ini. Ia yakin apabila ke 2 bintang itu bakal melegenda bareng tim sebagaimana Terry dan Lampard.

“Generasi anyar telah adaptasi dengan sepakbola modern. Mereka berdua tengah berkembang dan terus menimba ilmu tentang peningkatan sepakbola. Mereka jua memiliki power, kemampuan, dan kecepatan yang dibutukan bintang spektakuler, ” tutur Luiz sebagaimana ditulis Tribal Football, Kamis (13/6/2019).

“Pertama aku suka sebab aku tahu kesebelasan kayak Chelsea perlu bintang asli Inggris. Dan kini terdapat bintang Inggris yang spektakuler lagi kayak mereka berlaga bareng kami dan aku percaya mereka bakal kerap tumbuh dan jadi legenda pengganti kayak Terry dan Lampard, ” jelasnya lagi.

Selama kompetisi musim 2018-2019 baik Ruben Loftus-Cheek dan Callum Hudson-Odoi sama-sama memperoleh menit berlaga yang lumayan. Malahan performa keren mereka berdua membikin mereka dipanggil membela tim nasional Inggris di turnamen UEFA Nations League dan Kualifikasi Euro 2020.

Valencia Buka Suara Tentang Masa Depan di Manchester United

Antonio Valencia telah dipastikan oleh manajer Manchester United, Ole Gunnar Solksjaer bakal meninggalkan Old Trafford penghujung kompetisi musim ini.

“Kami mesti melihat siapa bintang yang tinggal di sini buat kompetisi musim berikutnya. Kini kami tengah punya Antonio Valencia. Tapi ia bakal hengkang, ” tutur Solskjaer sebagaimana dilansir football5star. com melalui website tim, Senin (15/4/2019).

Rumornya bintang dari Ekuador itu bakal meneruskan sisa kariernya pada Major League Soccer (MLS). Beberapa nama tim MLS dikatakan sedang memburu tanda tangannya.

Kepastian bakal hengkangnya Valencia membikin beberapa pendukung Manchester United memberi ucapan perpisahan padanya.

Valencia juga merespon beberapa ucapan suporter Red Devils. Via akun Twitter pribadinya, dia menyatakan yang paling penting kala hengkang sangat banyak kenangan untuk publik Old Trafford.

“Di mana pun kita ada serta kala bakal angkat kaki yang paling penting merupakan Kamu hengkang bersama penuh kenangan. Serta seluruh orang bakal terus berjuang mengingat ini, ” tutur Valencia.

Bintang berumur 33 tahun itu telah sepuluh tahun berjersey Manchester United. Bintang kelahiran Lago Agrio, Ekuador itu gabung Manchester United di 2009 dari Wigan.

Red Devils menebus Valencia melalui Wigan senilai 16 juta pounds. SEPULUH musim berkarier di Old Trafford, bintang yang mengawali karier pada tim Ekuador, El Nacional menyumbang beberapa piala.

Dia ikut menghantarkan Manchester United mendapat 2 piala Liga Inggris, 1 Piala FA, 2 trofi Piala Liga Inggris, 3 Community Shiled serta 1 Liga Champions.

Van Dijk Tidak Yakin Belanda Dianggap Lebih Favorit dari Jerman

Pemain bertahan tangguh tim nasional Belanda, Virgil van Dijk, ogah sesumbar menyambut laga vs Jerman pada kualifikasi Piala Eropa 2020. Dia jua ogah yakin dengan pendapat yang menyatakan jika skuatnya sedikit lebih diunggulkan memenangkan pertandingan daripada team berjulukan Der Panzer.

Tim nasional Belanda sukses menuai kemenangan pada laga pembuka Grup C kualifikasi Piala Eropa 2020. Ya, tim berjulukan Tim Oranye bisa unggul meyakinkan 4-0 vs Belarusia di Stadion Feijenoord, Kamis (21/3/2019) waktu setempat.

Pada pertandingan itu Virgil van Dijk menyarangkan goal pemasti kemenangan Belanda. Hat-trick lainnya disumbangkan Memphis Depay (dua gol) serta Georginio Wijnaldum.

Cuma berselang 3 hari, Belanda diatur guna balik lagi memainkan laga ke 2 Piala Eropa 2020. Kali ini, musuh yang dihadapi setingkat lebih sukar, yaitu Jerman.

Pertandingan itu bakal diselenggarakan di Johan Cruyff Arena, Minggu (24/3/2019) waktu setempat ataupun Senin dini hari WIB. Menyambut pertandingan itu, Virgil van Dijk ragu kesebelasannya sedikit lebih diunggulkan guna dapat memenangkan pertandingan.

“Jerman tetap punya para pemain luar biasa sekalipun apabila mereka membahas tentang krisis, ” tutur Van Dijk sebagaimana dilansir Football5star. com dari Dfb. de.

“Kami jua mendapatkan saat-saat di mana semuanya tak berlangsung bagus. Tapi, kami khawatir pada diri sendiri bukanlah Jerman. Menurut aku team saya bukanlah kesebelasan unggulan, ” katanya.

Di samping bakal bertarung bersama Belarusia serta Jerman, Belanda jua bakal menghadapi 2 kesebelasan lainnya pada Grup C. Ke 2 kesebelasan itu yaitu Irlandia Utara serta Estonia.

Wenger Bangga Henry serta Vieira Telah Jadi Manajer

Bekas pelatih Arsenal, Arsene Wenger, mengakui bangga bersama kesuksesan 2 anak didiknya, Thierry Henry serta Patrick Vieira yang sekarang telah jadi juru tak-tik. Ia juga berharap ke 2 punya karier gemilang seperti saat masih bermain.

Sebagaimana yang diketahui, Henry diangkat jadi juru tak-tik AS Monaco buat jadi pengganti Leonardo Jardim Oktober silam. Sedangkan Vieira telah sejak awal kampanye musim ini melatih Nice.

“Mereka berdua merupakan orang-orang yang bakal melanjutkan apa yang sudah keduanya pelajari di dalam karier menjadi pesepakbola serta keduanya bakal memiliki imbas pada kehidupan bintang-bintang yang tersedia di dalam kesebelasannya. Setidak-tidaknya aku tak menyingkirkan keduanya di dalam pekerjaannya serta ini tak buruk,” tutur Wenger pada Les Etoiles Du Sport.

Petualangan Henry serta Vieira pada timnya masing-masing terbilang tak sejalan. Sebagaimana yang diketahui, Henry tengah kewalahan membangun kembali kekuatan Monaco. Malahan ia baru satu kali mendapat hasil positif bersama kesebelasan masa kecilnya ini.

Pencapaian jelek itu juga membikin Monaco masih tertahan pada tempat ke-19 Ligue 1 dengan mengantongi sepuluh angka. Nasib lain malah dialami Vieira bareng Nice. Bekas leader Arsenal ini sukses menghantarkan Mario Balotelli dkk nangkring pada tempat ke 7 bersama 23 poin.

Tak mengejutkan memang Vieira setingkat lebih matang dibanding bekas temannya itu. Dia pada awalnya telah berpengalaman melatih New York City FC di MLS sepanjang 2 tahun. Sementara Henry pada awalnya cuma menjabat menjadi asisten manajer Roberto Martinez di Tim nasional Belgia.

Ini Ambisi Andres Iniesta kala Barcelona ke Jepang Musim Depan

Andres Iniesta meminta dapat dimainkan vs FC Barcelona di Jepang musim panas tahun depan.

Andres Iniesta menyatakan, ia meminta bisa berlaga vs FC Barcelona, kala bekas timnya ini tur menuju Jepang tahun depan.

Bintang tengah dari Spanyol itu usai pergi dari Barcelona memperkuat Vissel Kobe dari Liga Jepang 1 atau J-League satu.

Pada Rabu (17/10/2018), Andres Iniesta menyatakan ia berharap bisa berlaga vs FC Barcelona bersama Vissel Kobe.

Iniesta, yang mulai membela Vissel Kobe di Juli 2018, menyatakan di dalam konferensi pers jika peluang yang diinginkan ini bakal unik.

Untuknya, memperkuat kesebelasan lainnya vs Barca merupakan kejadian yang luar biasa untuknya dan untuk pendukungnya di Jepang, menurut yang dilansir BolaSport. com melalui The Statesman hasil laporan Efe.

Selasa (16/10/2018), Barcelona memberitahukan tur pramusim keduanya menuju China serta Jepang di 2019.

Tapi, tim dengan alias Blaugrana tidak menyatakan kesebelasan mana yang bakal mereka lawan.

Iniesta sudah berlaga di dalam 9 laga serta menyarangkan 2 goal buat kesebelasan yang sekarang ada pada tempat ke-11 di J-League 1 2018.

Media Malaysia Komentari Insiden Pemukulan Peter Butler

Pemukulan manajer

yang diperbuat oleh ofisial Barito Putera disebut-sebut menjadi sasaran anarkis Liga satu oleh wartawan dari Malaysia.

Wartawan dari Negara Jiran, Inikan Bola mengatakan bahwa Butler menjadi sasaran baru anarkis Liga satu 2018. Pengakuan ini terpampang pasti di dalam tajuk kabar Inikan Bola tentang kesaksian Peter Butler.

Butler pernah ungkap kronologi insiden kelam yang menimpa ia kala pertandingan Barito Putera melawan PSMS. Pertandingan lanjutan Liga satu 2018 antar ke 2 dilangsungkan di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Pekan (7/10).

PSMS yang menurunkan pertandingan bersama pamor kesebelasan tamu berhasil menyerobot 1 angka usai pertandingan usai seri 3-3. Insiden berawal usai laga tatkala Butler hendak menghampiri sang pengadil guna berjabat tangan.

Tapi waktu ini juga ia diserbu dan dilempar pukulan dengan banyak oknum ofisial Barito Putera. Banyak pukulan juga nyasar menuju sosok Butler. Tapi petugas kemananan pada sebesar bisa membawa.

Berikutnya mantan juru tak-tik tim dari Malaysia, Kelantan FA serta Trengganu FA ini diusung menuju ruang berganti kesebelasan.

“Saya bertanya-tanya mengapa ofisial dapat masuk gelanggang serta pukul aku. Bagaimana asisten manajer masuk serta memukul {aku.

“Terus terang seluruh badan aku cedera, namun aku hebat dapat mempertahankan itu. Kondisi sepak bola Indonesia tal bagus. Padahal aku pilih hormat pada sang pengadil serta mereka.

Pelatih Thailand Puji Kiper Legenda Persib Jelang Laga Perpisahan

Penjaga gawang legendaris Persib Bandung, Sinthaweechai Hathairattanakool alias Kosin, akan melakoni pertandingan perpisahan bersama tim nasional Thailand di tanggal 14 Oktober 2018 vs Trinidad Tobago.

Sinthaweechai Hathairattanakool sudah resmi memberitahukan pensiun melalui timnas usai berkarier sepanjang 14 musim bareng tim nasional Thailand.

Di dalam rangka menghormati keputusan penjaga gawang berumur 36 musim ini, federasi sepakbola Thailand menyiapkan penghormatan melalui laga perpisahan kala Thailand menjalani pertandingan persahabatan vs Trinidad Tobago.

Menyaksikan situasi itu, juru tak-tik tim nasional Thailand, Milovan Rajevac, memberi kata-katanya tentang penjaga gawang Suphanburi FC ini.

“Dia merupakan kapten yang berkarakter. Ia pantas mendapat penghormatan itu. Menjadi, rombongan saya sangat girang berpartisipasi di dalam laga itu, ” tutur Milovan Rajevac menurut dilansir BolaSport. com melalui Buaksib.

“Sejak pertama ia merupakan lelaki yang membikin kesebelasan kompak serta profesional. Atas sebab itu, ia dihormati bintang lainnya. ”

“Dia merupakan bintang berpotensi sebab terus berkorban guna kesebelasan.

“Saya mau mengundang para pendukung guna memberi penghormatan atas pengorbanan yang dilakukannya guna tim nasional. ”

Di samping berkesan untuk tim nasional Thailand, Sinthaweechai jelas pun memiliki posisi tersendiri untuk tim Indonesia, Persib Bandung.

Kosin pun terus memperlihatkan kecintaannya di Bobotoh serta Persib Bandung.

Pertandingan persahabatan antar Thailand vs Trinidad Tobago sendiri taktiknya bakal dimulai pada Stadion Suphanburi di tanggal 14 Oktober 2018 pukul 18. 00 masa setempat.

Masa Depan Rooney Diragukan, Mungkin Daftar Klub Ini Ideal Baginya

Jose Mourinho pernah hendak memboyong Wayne Rooney ketika di Chelsea dan malah kabarnya sejak di Real Madrid juga. Tapi, kini Rooney sudah kecurian tempatnya di skuad utama Manchester United. Sang kapten kian sering menghabiskan waktunya di kursi cadangan dan masa depannya makin meragukan. Bahkan pemain berusia 31 tahun dikabarkan sudah diminta meninggalkan Setan Merah supaya bisa main rutin. Tapi, kemanakah Rooney bakal berlabuh bila keluar dari United? Dibawah ini ada beberapa klub yang barangkali ideal bagi Wayne Rooney.

PSG. Klub Ligue 1 ini sedang mencari striker lalu Rooney tengah mencari klub yang dapat memainkannya sebagai striker. Jika digabungkan maka keduanya cocok. PSG telah miliki Edinson Cavani sebagai striker primer mereka dan penampilannya begitu tajam. Tapi, Unai Emery butuh striker lain karena Cavani adalah satu-satunya bomber profesional yang ada di skuad Les Parisiens. Querry gaji Rooney yang tinggi jelas tidak akan jadi masalah buat PSG mengingat mereka memiliki kemampuan finansial yang tak terbatas. Rooney pasti bakal menikmati transfer ini karena ia bisa balik lagi ke posisi aslinya jadi striker dan menggodok banyak gol.

Inter Milan. Wayne Rooney diberitakan menjadi incaran favorit Inter Milan kali ini. Inter sedang membutuhkan striker dan pun pemimpin didalam skuatnya. Nerazzurri sekarang memang masih menghandalkan kapten Mauro Icardi. Tetapi, perseteruannya bomber Argentina itu pada suporter Inter memancing gosip bahwa Icardi akan dilepas sehabis musim ini. Rooney bisa memberi striker berkualitas dan pun pengalaman pada Inter. Tetapi, salah satu penghalang ialah biaya transfer Rooney yang mahal lantaran Inter masih didalam pantauan FFP.

Liga Super Tiongkok. Wayne Rooney sudah tentu menjadi pemain yang diharapkan setiap tim Liga Super Tiongkok. Rooney tak hanya memberikan mereka striker yang istimewa namun bisa mendongkrak kepopuleran klub di mata dunia. Gaji pun bukan masalah bagi klub Tiongkok mengingat Shandong Luneng sanggup bayar Graziane Pelle senilai 350 ribu pounds/pekan. Disamping itu kabarnya Zlatan Ibrahimovic ditawari gaji memukau 700 ribu pounds/pekan sebelum pindah menuju Manchster United. Bila Rooney memutuskan pindah ke Tiongkok maka dirinya akan mengikuti langkah bintang-bintang sepakbola lain yang datang kesana sebagaimana Ramires, Pelle, Jackson Martinez dan Ezequiel Lavezzi.

MLS. Major League Soccer saat ini bukan lagi tempat buat pemain yang cuma mendekati waktu pensiun. Turnamen di Amerika Serikat telah menjadi lebih populer juga kompetitif seiring berjalannya waktu. Kedatangan Wayne Rooney jelas saja akan melengkapi persaingan di MLS lebih menarik. Kini sudah banyak pesepakbola di umur produktif yang mencoba MLS dibandingkan 5-6 tahun lalu. Rooney bakal dengan mudah menghujam skuad utama di New York City FC atau New York Red Bulls. Pemain berusia 31 tahun tersebut takkan menjadi bintang Inggris satu-satunya disana dibawah annya Frank Lampard dan Steven Gerrard datang ke sana.

Everton. Kembali kepada klub masa kecil bisa jadi solusi paling baik bagi Rooney. Striker MU itu bisa sejalan dengan legenda sepakbola lainnya yang sehabis meraih kesuksesan di klub lain, mereka pulang membantu tim masa kecilnya. Rooney mengawali karirnya bareng Everton dimana dirinya membuat debutnya bersama klub di usia 16 tahun. Setelah tampil gemilang bersama The Toffess, Rooney kemudian memutuskan hengkang ke Manchester United pada tahun 2004 dan lalu meraih kesuksesan berarti di Old Trafford. Dengan pulang ke Everton maka Rooney tak perlu meninggalkan turnamen Premier League yang sudah membesarkan namanya. Disamping itu ia bisa sebagai pengganti Romelu Lukaku yang sungguh sedang diincar tidak sedikit klub besar Eropa.

Para Pemain Ini Punya Relasi Buruk Dengan Mourinho

Jose Mourinho adalah pelatih yang penuh dengan ide tapi dibalik kreatifitas dalam merancang skuad dia adalan orang tempramental dan sering memarahi skuadnya jika tidak bagus dalam menampilkan permainannya jika sedang dalam pertandingan. Karena hal itu ada beberapa pemain yang punya relasi buruk dengannya.

Juan Mata. Juan Mata merupakan pemain terbaik Chelsea season yang lalu dan dia pula jadi pahlawan di Stamford Bridge. Akan tetapi, semuanya berubah saat Jose Mourinho balik lagi menangani The Blues di tahun 2013. Mata sekalipun tak masuk dalam formasi Mourinho dan pada klimaksnya dijual ke Manchester United selang 6 bulan kemudian. Menariknya, ke-2 sosok ini kemudian kembali berjumpa di Old Trafford. Ketegangan antara Mourinho dan Mata rupanya berlangsung baru-baru ini. Dalam kompetisi Community Shield menghadapi Leicester City, Mata diboyong keluar oleh Mourinho walau baru masuk 30 menit ke rumput sebagai pemain pengganti.

Iker Casillas. Iker Casillas adalah legenda, lambang dan kapten Real Madrid. Akan tetapi, dirinya musti sudi kehilangan tempatnya menjadi kiper utama Real Madrid untuk kali pertama di bawah komando Jose Mourinho. Kekerabatan Casillas dengan Mourinho tidak harmonis dan lelaki Portugal itu menuding si kiper jadi pengkhianat di Madrid. Hal itu menjadikan tempatnya terganti oleh Diego Lopez yang dihadirkan dari Sevilla.

Andriy Shevchenko. Jose Mourinho katanya tak setuju ketika Chelsea menarik Andriy Shevchenko lantaran sudah mempunyai Didier Drogba. Kepindahannya ke Stamford Bridge diberitakan karena anak dari pemunya Chelsea, Roman Abramovich, adalah penggemar berat mesin gol Ukraina itu. Shevchenko tak sejalan dengan Mourinho karena tak pernah memainkannya pada posisi topnya. Tak heran Shevchenko dibawah Mourinho tak pernah bermain dan tak tajam lagi semacam ketika dirinya di AC Milan. Schevchenko pun menuding Mourinho menjadi penyebab kegagalannya di Inggris.

Pepe. Hubungan Pepe dengan Mourinho panas ketika masuk ke tahun ketiganya menjadi pelatih Real Madrid. Hal itu berawal saat Mourinho melengserkan Iker Casillas di bangku cadangan untuk memberikan jalan pada Diego Lopez. Pepe akhirnya memperkuat si kiper dengan melesakkan kritik yang sangat tajam pada Mourinho. Tempur urat saraf antara mereka terus lanjut dan pada puncaknya Mourinho mencoret Pepe dari skuadnya.

William Gallas. William Gallas menjadikan problem pada tahun 2006 saat menolak melakukan tour pra- season Chelsea di Amerika Serikat. Hal tersebut menjadikan Mourinho amat marah dan menuding Gallas tak mempunyai rasa hormat untuk Chelsea. Gallas telah membulatkan tekadnya tuk pergi saat membantah meneken kontrak yang baru dengan Chelsea. Mourinho akhirnya mencopot angka 13 punya Gallas dan memberikannya kepada bintang baru Michael Ballack. Pada puncaknya, Gallas dilepas ke Arsenal dengan pemindahan yang bantuan Ashley Cole.