Para Pemain Ini Punya Relasi Buruk Dengan Mourinho

Jose Mourinho adalah pelatih yang penuh dengan ide tapi dibalik kreatifitas dalam merancang skuad dia adalan orang tempramental dan sering memarahi skuadnya jika tidak bagus dalam menampilkan permainannya jika sedang dalam pertandingan. Karena hal itu ada beberapa pemain yang punya relasi buruk dengannya.

Juan Mata. Juan Mata merupakan pemain terbaik Chelsea season yang lalu dan dia pula jadi pahlawan di Stamford Bridge. Akan tetapi, semuanya berubah saat Jose Mourinho balik lagi menangani The Blues di tahun 2013. Mata sekalipun tak masuk dalam formasi Mourinho dan pada klimaksnya dijual ke Manchester United selang 6 bulan kemudian. Menariknya, ke-2 sosok ini kemudian kembali berjumpa di Old Trafford. Ketegangan antara Mourinho dan Mata rupanya berlangsung baru-baru ini. Dalam kompetisi Community Shield menghadapi Leicester City, Mata diboyong keluar oleh Mourinho walau baru masuk 30 menit ke rumput sebagai pemain pengganti.

Iker Casillas. Iker Casillas adalah legenda, lambang dan kapten Real Madrid. Akan tetapi, dirinya musti sudi kehilangan tempatnya menjadi kiper utama Real Madrid untuk kali pertama di bawah komando Jose Mourinho. Kekerabatan Casillas dengan Mourinho tidak harmonis dan lelaki Portugal itu menuding si kiper jadi pengkhianat di Madrid. Hal itu menjadikan tempatnya terganti oleh Diego Lopez yang dihadirkan dari Sevilla.

Andriy Shevchenko. Jose Mourinho katanya tak setuju ketika Chelsea menarik Andriy Shevchenko lantaran sudah mempunyai Didier Drogba. Kepindahannya ke Stamford Bridge diberitakan karena anak dari pemunya Chelsea, Roman Abramovich, adalah penggemar berat mesin gol Ukraina itu. Shevchenko tak sejalan dengan Mourinho karena tak pernah memainkannya pada posisi topnya. Tak heran Shevchenko dibawah Mourinho tak pernah bermain dan tak tajam lagi semacam ketika dirinya di AC Milan. Schevchenko pun menuding Mourinho menjadi penyebab kegagalannya di Inggris.

Pepe. Hubungan Pepe dengan Mourinho panas ketika masuk ke tahun ketiganya menjadi pelatih Real Madrid. Hal itu berawal saat Mourinho melengserkan Iker Casillas di bangku cadangan untuk memberikan jalan pada Diego Lopez. Pepe akhirnya memperkuat si kiper dengan melesakkan kritik yang sangat tajam pada Mourinho. Tempur urat saraf antara mereka terus lanjut dan pada puncaknya Mourinho mencoret Pepe dari skuadnya.

William Gallas. William Gallas menjadikan problem pada tahun 2006 saat menolak melakukan tour pra- season Chelsea di Amerika Serikat. Hal tersebut menjadikan Mourinho amat marah dan menuding Gallas tak mempunyai rasa hormat untuk Chelsea. Gallas telah membulatkan tekadnya tuk pergi saat membantah meneken kontrak yang baru dengan Chelsea. Mourinho akhirnya mencopot angka 13 punya Gallas dan memberikannya kepada bintang baru Michael Ballack. Pada puncaknya, Gallas dilepas ke Arsenal dengan pemindahan yang bantuan Ashley Cole.